American Risoles (pake pan diameter 12 cm)

> Kulit :
> 100gr tepung terigu
> 3 btr telur
> 1 sdm mentega leleh
> 1/2sdt garam
> 300ml susu

> Cara Membuat :
>   1.. Ayak  terigu,  taruh  dalam  mangkuk  bersama  garam. Buat
lubang ditengah, pecahkan  telur di dalamnya, aduk satu arah.
>   2.. Tambahkan  susu sedikit demi sedikit, hingga adonan menjadi
licin dan halus.
>   3.. Tambahkan susu hingga habis, masukkan mentega leleh.
>   4.. Tutup adonan dengan plastik, diamkan 30 menit.
>   5.. Olesi  wajan  dadar  diameter  12  cm dengan margarine, 
panaskan.
>   6.. Tuangi 1 sendok adonan, ratakan sambil diputar, 2-3 menit, 
angkat.

> Bahan Isi :
> 4 lbr Smoked beef, potong kecil 2 x 2 cm
> 100 gr keju cheddar parut / mozarella / SCC/Mayonaise
> 4 btr telur rebus, potong kecil
> 1 butir telur, kocok lepas.
> 250 gr tepung panir.
> ½ Kg minyak goreng

> Cara Membuat :
>   1.. Bentangkan crepes, isi dengan potongan smoked beef, potongan 
telur
>   2.. Rebus, sedikit keju parut, lipat spt amplop. Sisihkan
>   3.. Lakukan hingga crepes habis.
>   4.. Celupkan  crepes  isi ke dalam telur kocok, gulingkan dalam
tepung panir.
>   5.. Masukkan kedalam lemari pendingin kira-kira 1 jam.
>   6.. Goreng hingga kuning.
>   7.. Sajikan dengan saus pedas, atau cabe rawit.
> 
Tips :

Risoles, Amris atau risoles isi lainnya yg mengharuskan disimpan terlabih dahulu didalan chiller, cukup digoreng sebentar saja. Karena pada dasarnya semua bahan yg digunakan sudah matang. Menggoreng hanya untuk mendapatkan sensasi kering renyah dan penampilan yg cantik.

 

Bila terjadi risoles pecah saat digoreng, biasanya dan angkat setelas kuning kecoklatan.

Salam manis


  1. panir saja dulu pakai tepung panir biasa satu kali, lalu kamu celup
    lagi kedalam telur kocok, panir dengan bread crumb. Hasilnya amris lebih
    sempurna panirannya.

    2. SCC = spreadable cheddar chees. Ini sejenis keju mudah. Nah, menurut
    mbak Ine, SCC sekarang sudah tidak diproduksi lagi oleh pabriknya.

    Selamat berkarya di dapur untuk orang-orang tercinta yaa….

 

Cara lain:

Pengen berbagi pengalaman tentang pertama kali bikin kulit risoles. Saya unt yang pertama kalinya bikin pake resep yg ini :

250 gr terigu protein tinggi (Cakra)
2 btr telur
1 sdm margarine, di cairkan (munjung)
garam
1/2 sendok teh baking powder
40 gr susu bubuk
650 CC air

Di dadar di teflon biasa diameter 14 cm (kalo gak salah).

Hasilnya memuaskan banget, karena seumur hidup baru kali ini saya bikin kulit risoles.Untuk resep ini bisa menghasilkan 25-30 lembar. Waktu menguleni adonannya banyak yg gak kalis(tercampur dgn baik) jadi saya saring, untuk mengetes apakah si teflon sudah layak dipakai atau belum, coba tuangkan satu sendok (saya pakai sendok sayur)adonan ke teflon, kalau sudah ada bunyi “ces”, berarti teflon sdh siap dipakai. Pakailah api kecil (kalo saya, pertama kali menuangkan adonan pakai api keciiil, beberapa menit kemudian, ketika adonannya sdh kelihatan matang pakai api sedang, gak lama kemudian diangkat, balikkan teflon ke atas wadah kosong, biarkan kulit risolesnya jatuh sendiri, dinginkan,  dan sisihkan) .

Mudah-mudahan bisa membantu.

 

 

Tips :

Pake wajan diameter 16 cm. Satu sendoknya saya pake sendok sayur, tapi nggak penuh, kira-kira 2 / 3 nya. Hasilnya jadi 25 lembar kulit amris.

Semoga membantu
Diameter wajan boleh aja lebih dari 12 cm…Aku pake 18 cm… Malah aku pernah bikin pake yang lebih besar lagi karena udah kecapean….. trus masukin smoked beefnya 1 lembar… hm….. yummy…. terasa banget tuch …apalagi dicampur telor, keju & mayo…… Makan satu aja langsung kenyang… he..he..

 

BISA DISIMPAN LEBIH DARI 1 JAM DI LEMARI ES : Amris sebelum digoreng bisa disimpan dikulkas sampai 3 hari

 

cara Melipat amris :

Jadi, stlh kulit diisi & dilipat seperti amplop, bagian ujungnya sulit tertutup, shg kadang2 lipatan amplopnya terbuka waktu dipanir dgn tepung roti.

Gimana ya caranya supaya lipatan Amrisnya bisa tertutup rapi?

Jawab :

udah pernah nyoba pake putih telur gak buat lem nya

biasanya sih saya buat resoles, bagian ujung kulit (pas ngelipat ya) di olesin putih telur

lengket dech.. n baru di celup ke kocokan telur n di gulingkan di tepung panir

kayanya bisa dech rapi jali😦

 

tips :

jangan pake telur antero.

Kebiasaanku untuk coating, baik risoles, kroket mopun perkedel, cukup pake putih telur ajah.

Selain coatingnya lebih lengket, warna gorengan juga cakep gak gampang gosong, trus minyaknya juga gak gampang item, dan gak berbusa blas.

Meski gak ada stok putih telur, bela2in deh menyisihkan kuningnya hehehehe… kebalikan ama yang rajin bikin kue.

 

Balurin amris pake telur antero (telur utuh) memang
bikin minyak berbusa. coba balurinnya pake putih telurnya saja.
coba juga pake minyak beku untuk menggoreng

 

Kalo goreng amris, api-nya kecil aja. trus, baru keliatan kecoklatan udah aku angkat. Pada dasar-nya amris yang udah siap goreng kan udah mateng.

 

selain tips di atas biasanya nggorengnya gak pake sutil
tapi pake penjepit makanan. Jadi amris ditaroh dan diangkat pake penjepit,
shg resiko minyak berlebih yang ikut pada saat ditiriskan jadi lebih kecil.

 

  • Kulit Risoles berbeda dengan kulit lumpia siap pakai yang
    bisa beli di pasar tradisional atau supermarket.
    * Kulit Risoles lebih lembut, karena mengandung lebih banyak
    air dan telur, tidak renyah setelah di goreng, sementara kulit
    lunpia hanya air saja dan garing renyah setelah di goreng.
    * Kulit Risoles yang bagus, harus tipis tetapi liat/alot tak
    mudah robek.
    * Kulit yang terlalu tebal, akan pecah saat di pakai membungkus
    dan dilipat.
    * Ketipisan kulit risoles dipengaruhi dari jumlah campuran air
    dan jumlah adonan saat mendadarnya.
    * Makin banyak air, adonan makin encer, makin mudah di buat
    tipis, tapi ini belum tentu baik hasilnya, karena makin encer
    adonan, kulit akan makin rapuh.
    * Supaya kulit liat dan tidak rapuh, adonan harus diuleni dulu
    sampai kalis dan diistirahatkan kira kira 30 menit sebelum di
    dadar.
    * Mencampur adonan, yaitu mencampur tepung, telur dan air,
    jangan di remas-remas, karena kalau di remas, pasti akan
    meringkil.
    * Gunakan whisker, sendok kayu atau bahkan telapak tangan
    langsung saat mengaduk adonan, dengan putaran searah, dengan
    menuang air sedikit demi sedikit.
    * Hentikan sementara menuang air saat adonan menjadi pasta
    kental, aduk2 sampai kalis, atau keplok2 jika menggunakan
    tangan langsung. Adonan makin lama makin halus dan lentur,
    adonan terlihat licin, halus dan waktu di tarik rada mulur
    * Lama mengaduk atau menepuk-nepuk, tergantung tenaga dan
    kekentalan adonan.
    * Setelah di rasa cukup, tambahkan air sedikit-sedikit sambil
    di aduk-aduk sampai rata, lakukan sampai air habis.
    * Kalau mengaduknya kurang oke, sehingga ada beberapa yang
    meringkil, jangan segan-segan di saring setelah air di tuang
    semua.
    * Saat ini, ada alat bernama master crepes, wajan terbalik
    untuk mendadar kulit risoles dengan rapi, tanpa butuh
    ketrampilan khusus.
    * Tidak banyak orang yang memiliki wajan jenis ini, karena
    harganya mahal, bisa 5 atau 6 kali lipat dari wajan dadar
    biasa.
    (ssttt…. analisa ini udah runtuh kemarin…:-)) dengan
    dikenalnya toko Leo di Pa-Ul Tanjung Priok)
    * Jika tidak ada master crepes, gunakan wajan dadar (biasa kita
    sebut teflon), atau bahkan wajan biasa yang cekung, tentu perlu
    berlatih untuk ini, latihan tak sesulit yang dikira banyak
    orang.
    * Gunakan wajan dadar berlapis teflon, supaya tidak usah
    mengoles dengan minyak goreng. Karena kalau selalu di oles
    minyak goreng, kulit kelihatan bopeng-bopeng tidak cantik.
    Kalau tidak di oles, kulit akan halus dan cantik dan kering.
    * Kulit tidak akan lengket di teflon, kalau di campurkan minyak
    atau margarine cair saat mengadoni kulit tsb.
    * Wajan harus cukup panas saat di tuang adonan, kalau kurang
    panas, kulit akan terasa lengket-lengket saat dipegang dan
    tidak bisa kering.
    * Tanda wajan cukup panas, saat di tuang adonan, ada suara
    ‘ceeeessss’ cukup keras.
    * Kalau wajan kurang panas, kulit akan kelihatan sangat tipis
    di wajan, tapi tidak bisa kering/lengket lengket di bagian
    tengahnya.
    * Siapkan tampah terbalik untuk wadah kulit yang baru matang

    * Setelah pinggirnya mengering, balikkan wajan teflon di atas
    tampah, supaya kulitnya terlepas, biarkan agak dingin di atas
    tampah.
    * Kulit jangan di tumpuk saat masih panas, karena akan lengket
    satu sama lain
    * Setelah dingin, bisa di tumpuk dan tidak akan lengket.

    * Tidak perlu menyelipkan daun pada setiap lembar kulit.

    * Daun bisa digunakan untuk menandai jumlah saja, misalkan tiap
    10 lembar, untuk memudahkan hitungan.
    * Jika membuat dalam jumlah sedikit, bisa saja begitu kulit
    jadi, langsung di isi dan di lipat.
    * Kulit di tumpuk, apabila pembuatan kue/risoles dalam jumlah
    banyak, gunakan beberapa wajan dadar sekaligus untuk
    mempersingkat waktu kerja.
    * Resep Dasar Kulit Risoles

    250 gr Tepung terigu protein tinggi (mis Cap Cakra kembar)
    2 bt telur
    1 sm minyak goreng (bisa di ganti margarine di cairkan)
    garam
    1/2 sendok teh baking powder
    600-650 CC air

    CARA:

    Campur bahan kering, aduk jadi satu, pecahkan telur di tengah2
    tepung, tuang minyak goreng, tuangkan air sedikit demi sedikit
    sambil di aduk searah. selanjutnya, lihat petunjuk di atas.

    * Air jangan di tuang semua, sisakan kira2 50 cc, lihat
    situasi, tepungnya cukup kering atau lembab.
    * Bagi pemula, bisa mengencerkan adonan, sebatas petunjuk di
    resep saja.
    * Satu resep bisa jadi 25-30 lembar kulit. bagi pemula, 20-23
    lembar aja sudah suatu prestasi bagus. Ukuran diagmeter wajan
    24cm.

    * Gunakan sendok sayur yang pas satu sendok untuk satu kali
    dadaran, ini memang mesti di cari dan di coba2, agar hasil
    kulitnya merata.
    * Goyangkan wajan segera setelah menuang sesendok adonan,
    supaya adonan cepat menyebar menutupi permukaan wajan.
    * Satu resep dasar Kulit risoles, bisa digunakan untuk berbagai
    macam kue, Risoles Soto Mie, Sosis Solo, Panekuk Coklat, Dadar
    gulung hijau, crepes dll
    * Untuk rasa kulit lebih gurih, gantikan minyak goreng dengan
    margarine, dan tambahkan 50 gram susu bubuk, atau, gantikan air
    dengan menggunakan susu cair.
    * Kalau untuk risoles biasa, pakai air saja sudah cukup enak,
    karena isinya sudah mengandung susu (ragout).
    * Untuk panekuk coklat, ganti 30 gr terigu dengan 30 gr coklat
    bubuk, gunakan juga susu bubuk supaya lebih gurih.
    * Untuk dadar gulung, gunakan air daun suji untuk mengadoni
    sebagian air bisa di ganti santan.
    * Khusus dadar gulung, justru setiap akan menuang adonan ke
    wajan, HARUS di oles minyak supaya bopeng2, karna inilah trade
    marknya si dadar gulung. (kata ibunya Rita Fauziah tuh…:-))
    * Pengoles minyak di wajan, buat dari kain tipis yang di uwel2,
    lalu di ikat ujungnya. Bagian yang bulat yang di celupkan ke
    minyak atau margarine cair, di oles2kan ke wajan, sehingga
    minyak tidak berlebihan di wajan.

 

 

Tanya :

Yang agak kesulitan saat memberi tepung panir-nya….ada beberapa yang gak rata. Sebenarnya teknik yang benar itu seperti apa yah, agar semua rata

Jawab :

Coba telurnya ditambahin air kira2 1 sdm. kocok rata, trus celupin deh risolesnya. kalo aku biasanya gitu, risoles jadi mulus lus lus….

 

isi ayam  :

Kalo pengen tetep putih bersih:
– pake dada ayam, bukan bagian lainnya.
– bisa direbus dulu lalu disuwir. ini dijamin tetep putih.
– ato dada dicincang, campur garam dikit trus disangrai bentar tanpa
minyak. dada ayam cepet kok matengnya.
– ato dada ayam cincang, kasi garam dikit, ditumis pake minyak, tapi
trus ditirisin, jangan diikutin cairannya.
selanjutnya bisa diolah mengikuti resep yang diinginkan.

Smoked chicken breast-nya Fiesta tiada duanya. Brasa daging banget. Aku suka tuh yang tebel 1sentian dibanding yang tipis, enak buat isian sup mopun macaroni schotel.

Pake daging ayam giling aja.

Terus ditumis dengan 1-2 sdm mentega , sampe airnya habis ( pake wajan teflon ) , api nya kecil aja.

Daging giling tsb emang mengeluarkan air sedikit kalo ditumis.

Pos ini dipublikasikan di Resep dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s