Bab 17″ PENYEMBAHAN”


A. MEMUJI ALLAH”

©Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama- Nya yang kudus, hai segenap batinku!ª (Mzm 103:1). Terasa begitu menyegankan untuk me- renungkan bahwa kami memiliki kemampuan untuk memberkati Pencipta kami, tapi bila ki- ta membaca Alkitab, kita tiap kali diharuskan untuk melakukan hal itu. Kami memberkati Dia dengan pujian dan penyembahan kami padaNya. Lihat Mazmur 43:1-3.”

B. PUJIAN”

Pujian adalah suatu ekspresi dari suatu ke- kaguman dan penghargaan. Apabila kami me- muji seseorang, kami menyatakan betapa ba- iknya, hebatnya dia, atau betapa besar hal-hal yang telah dicapainya. Demikianpun terha- dap Tuhan.”

Pujian harus ada hubungannya denan pe- ngakuan akan keadaan dan kekuatan Allah.”

©Demikianlah aku memandang kepadaMu di tempat kudus, sambil melihat kekuatanMu dan kemuliaanMu. Sebab kasih setiaMu lebih baik daripada hidup; bibirku akan memegah- kan Engkau. Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tang- anku demi namaMuª (Mzm 63:4,5).”

1. Mengapa Kami Memuji Allah?”

a. Karena KeberadaanNya. ©Bermaz- murlah bagi Allah, bermazmurlah, bermaz- murlah bagi Raja kita, bermazmurlah! Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmur- lah dengan nyanyian pengajaranª (Mzm 47:7, 8).”

b. Karena PerbuatanNya. ©Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah namaNya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala ke- baikanNya! Dia yang mengampuni segala ke- salahanmu, yang menyembuhkan segala pe- nyakitmu; Dia yang menebus hidupmu dari lu- bang kubur, yang memahkotai engakau dengan kasih setia dan rahmat. Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung ra- jawaliª (Mzm 103:1-5).”

2. Siapa Yang Harus Memuji Allah?”

a. Mereka yang mencari Allah. ©Orang yang mencari Tuhan akan memuji-muji Dia …ª (Mzm 22:26).”

b. Semua Yang bernafas. ©Biarlah se- gala yang bernafas memuji TUHAN! Halelu- ya!ª (Mzm 150:6).”

3. Kapan Kami Memuji Tuhan?”

a. Setiap Saat. ©Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu; puji-pujian kepada- Nya tetap di dalam mulutkuª (Mzm 34:2).”

b. Dalam segala Keadaan. ©Bersukaci- talah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukur dalam segala hal, sebab itulah yang di- kehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamuª (1 Tes 5:16-18).”

4. Di Mana Kami Harus Memuji Allah?”

a. Di tengah-tengah Umat Allah. ©Ka- taNya : ‘Aku akan memberitakan namamu ke- pada saudara-saudaraKu, dan memuji-muji engkau di tengah-tengah jemaat’ª (Ibr 2:12).”

b. Di antara Bangsa-bangsa. ©Aku mau bersyukur kepadaMu di antara bangsa- bangsa ya Tuhan; aku mau bermazmur bagiMu di an- tara suku-suku bangsaª (Mzm 57:10).”

c. Di Tempat Tidur kami. ©Demikian- lah aku mau memuji Engkau seumur hidupku … dengan bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji. Apabila aku ingat kepadaMu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepan- jang kawal malamª (Mzm 63:5-7).”

C. PENYEMBAHAN”

Jika Pujian adalah suatu ekspresi dari ke- kaguman dan penghargaan, maka penyem- bahan adalah ekspresi dari kasih dan pemu- jaan.”

Kita mungkin saja mengagumi seseorang dan menghargai apa yang telah dilakukannya tanpa mengasihi dia. Begitu pula terhadap Allah. Penyembahan harus ada hubungan de- ngan kasih kita pada Tuhan, dan itu hanya da- pat diekspresikan dengan memberikan selu- ruh hati dan hidup kita bagi Dia.”

©Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan de- ngan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah ja- uh lebih utama daripada semua korban ba- karan dan korban sembelihanª (Mar 12 :33).”

Upacara-upacara tradisi dan keagamaan dari bangsa Israel di Kitab Suci Perjanjian La- ma berubah menjadi memuakkan bagi Tuhan karena hati mereka jauh dari padaNya (Yes 1:10-15; 29:13). Hari inipun, Tuhan hanya ter- tarik pada penyembahan yang murni dan sungguh-sungguh yang keluar dari hati kita.”

©Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah be- nar akan menyembah Bapa dalam Roh dan ke- benaran sebab Bapa menghendaki penyem- bah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barang siapa menyembah Dia, harus menyem- bahNya dalam ROH dan KEBENARANª (Yoh 4:23,24). Baca juga ayat-ayat 4-26.”

1. Dalam Roh”

Roh kita disebut ©batinª (bahasa Inggris – ©innerman = manusia batiniah) (Ef 3:16). Pe- nyembahan yang benar terjadi apabila batin kita dalam menanggapi bisikan Roh Allah menyatakan kasih dari pemujaan pada Allah. Penyembahan seperti ini dapat berupa kata- kata yang diucapkan, suatu lagu kasih pada Tuhan atau pemujaan tanpa suara.”

Penyembahan yang benar memerlukan Roh Kudus yang bekerja (bersaksi) dalam Roh kita. Karena itu, hanya mereka yang telah ©lahir baru dalam Rohª melalui iman dalam Yesus Kristus dapat denga benar-benar me- nyembah Allah (Yoh 3:5-8).”

2. Dalam Kebenaran”

Menyembah Allah dalam kebenaran ada- lah menyembah Dia seperti apa yang seharus- nya kita lakukan menurut Alkitab. Nadab dan Abihu (anak-anak dari Imam Besar) mem- persembahkan api asing di hadapan Tuhan dan mati (Bil 3:4 ; 26:61). Peringatan keras ini menggambarkan pentingnya mempelajari rencana Allah (Tabernakel Musa) untuk pe- layanan keimaman.”

Ada pengorbanan, ada penyucian, pengu- rapan dan cara berpakaian sebelum melaku- kan penyembahan (Kel 30:17-38).”

Anda akan melihat dalam Wahyu 1:5,6 bahwa kita © …… dibasuh dari dosa-dosa kita di dalam darahNya sendiri.ª Sebelum dijadi- kan © …. imam-imam bagi Allah.ª”

Seorang rasul/guru di Amerika Serikat se- dang melatih banyak pemimpin untuk me- nyembuhkan penyakit dan mengadakan muji- zat, ketika seorang nabiah berkata padanya : ©Tuhan berfirman padamu, ‘Betapa berani- nya kamu mengajar orang-orang yang najis ini mengerjakan pekerjaanKu! Hentikanlah!ª”

Harus ada persiapan yang banyak dari imam-imam sebelum mereka dapat masuk ke dalam Ruangan Suci untuk menyembah Tuhan. Dan apabila kita meremehkan langkah-lang- kah yang sudah digariskan, akan sangat mem- bahayakan. Kita harus menyembah dalam ke- benaran menurut jalan yang ditunjukkan oleh Kitab Suci.”

D.” PERNYATAAN-PERNYATAAN PUJIAN DAN PENYEMBAHAN MENURUT ALKITAB”

  1. Dengan Mulut”
    1. Menyanyi (Mzm 9:2,11)”
    2. Memuji (Mzm 103:1)”
    3. Berteriak (Mzm 47:1)”
  2. Dengan Tangan”
    1. Mengangkat tangan (Mzm 63:4)”
    2. Bertepuk-tangan (Mzm 47:1)”
    3. Dengan alat musik (Mzm 105)”
  3. Dengan Tubuh”
    1. Berdiri (Mzm 134:1)”
    2. Berlutut, menundukkan diri (Mzm 95:6)”
    3. Menari dan melompat karena sukacita (Mzm 30:11)”

©Siapakah yang seperti Engkau, mulia ka- rena kekudusanMu, menakutkan karena per- buatanMu yang mahsyur, Engkau pembuat ke- ajaiban? Dan menyanyilah Miryam memim- pin mereka : ªMenyanyilah bagi Tuhan, sebab Ia tinggi luhur” (Kel 15:11,21).”

©Tidak ada seperti Engkau diantara para allah, ya Tuhan, dan tidak ada seperti apa yang Kau buat. Sebab Engkau besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; Engkau sendiri saja Allah … Aku hendak bersyukur kepadaMu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya” (Mzm 86:8,10,12).”

IKRAR SAYA”

Hal yang terbesar yang akan selalu saya lakukan dalam hidup sekarang ini dan sam- pai selamanya adalah menyembah Tuhan. Saya memutuskan hari ini untuk menjadi pe- nyembah yang benar dan untuk menjadikan penyembahan ini tujuan hidup saya yang ter- utama. Saya akan mengajar siapa saja cara yang sangat penting dalam hidup ini.”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s